pages bg right
majalah playboy
video goyang hot
 
Posted on Jul 4, 2013

cerita perkosaan maudy ayunda

Cerita pemekosaan maudy ayunda
Karya: khontol xxx

Cerita Panas ketika malam kembali tiba, dan dunia dunia vulgar pun mulai kembali bertambah panas. Sedikit cerita sex yang akan terlewati berikut ini adalah sebuah karya dari setiap malam yang panas dan saya abadikan lewat sebatang pena dan tertuang di kertas putih yang suci. Heheheheh bisa puitis juga ne ya, dasar emang!! Cerita bebas kali ini akan mengisahkan tentang imajinasiku sendiri, khayalanku sendiri, bukan pengalamanku sendiri lo ya!! Gag tau deh semalam ngelamunin apa, tapi yang jelas tau tau uda jadi tu cerita yang cuman gag da sejam nulisnya. Yang ku tulis
ini menceritakan tentang kisah seorang artis baru,tepatnya lagi artis yang terkenal berkat dia menjadi bintang seks, uuppss salah tapi terkenal karena di adalah salah satu pemain film Indonesia bejudul “untuk rena”

Mungkin beberapa hari yang lalu saya melihat film itu,Hehehehe jadi saya sedikit berfantasi deh, dan akhirnya saya abadikan di cerita dewasa ini. Kisah ini lebih tepatnya lagi adalah cerita pemerkosaan, yang dikisahkan secara vulgar dan blak- blakan. Jadi jika anda membaca sampai kelar maka saya
jamin, adrenalin anda akan terpacu, dan yang punya dedek pasti langsung tegang. Hehehehee
Langsung aja deh gan mempersembahkan ini untuk anda semua. Kak maudy berangkay dulu yah”, pamit maudy ayunda kepada tantenya. Begitulah maudy, yang memiliki nama lengkap ayunda faza maudy mengawali aktifitasnya di pagi hari ini.Jam menunjukkan pukul 6 tepat saat maudy meninggalkan rumah tantenya tempat dimana dia menumpang hidup.maudy ayunda gadisasli indonesia berusia 18 tahun adalah seorang pemain film Gadis cantik jelita ini penampilannya tidaklah kalah dengan gadis-gadis lainnya, ukuran baju yang body fit atau ketat sehingga menonjolkan keindahan lekuk-lekuk tubuh maudy,dada yang tepos pinggulnya yang ramping serta pantatnya yang indah menambah nilai tersendiri bagi keindahan tubuh gadis ini. Wajahnya yang kecoklatan selalu dipoles dengan kosmetik sehingga nampak semakin cantik apalagi ditambah dengan senyuman yang selalu tersungging ramah dari bibirnya yang sensual itu, maudy bukan saja seorang gadis yang cantik tetapi juga ramah. Hari ini maudy ayunda memenuhi tawaran Frans, seorang photografer, yang kemarin menghubunginya untuk pemotretan model sebuah baju karya seseorang perancang busana. Sebetulnya maudy agak malas untuk memenuhi panggilan itu karena dia masih memiliki kegiatan lainnya yang setumpuk. Namun kebetulan jadwal pemotretan yang ditawarkan itu adalah pagi hari maka setelah dipikir-pikir tidak ada salahnya untuk memenuhi panggilan sang photografer itu, toh juga itung-itung untuk menambah pengalaman dan pergaulan pikirnya. Singkat cerita, sampailah sang putri ini ditempat pemotretan yaitu sebuah rumah besar yang terletak disebuah kawasan antara Jakarta dan Bogor. Areal disekitar rumah itu agak sepi dan jauh dari keramaian, mungkin sebagai seseorang yang berjiwa seni Frans memerlukan tempat tinggal yang tenang seperti ini pikir maudy Setelah memarkirkan mobilnya maudy memasuki halaman rumah tersebut, tak lama kemudian keluarlah sosok lelaki bertubuh tinggi besar, kepalanya plontos wajahnya dengan wajah khas orang chinesse. “Ah ini dia penyayi tiba_tiba cinta itu datang, selamat datang….”, sambut lelaki itu. Dengan senyum ramah dia kemudian memperkenalkan dirinya “Perkenalkan saya Frans alias Aliong, kamu boleh panggil saya Frans atau Aliong…”, ujar lelaki itu dengan tersenyum. “Saya maudy ayunda”, balas maudy sambil menjulurkan tangannya untuk bersalaman. “Oouuhh…cantik sekali kamu maudy ayunda taganmupun mulus sekali”, ujar Frans sambil menyambut uluran tangan maudy. Dan…“CUP….” sebuah kecupan bibir Frans tiba-tiba mendarat dipunggung tanganmaudy, membuat maudy
agak terkejut karena baru kali ini diperlakukan bak seorang putri dari daratan eropah. “Mari silahkan masuk” Frans mempersilahkan maudy memasuki rumah sang fotographer itu. Sesampainya didalam maudy tertegun melihat suasanya didalam rumah itu, ruangannya besar-besar namun gelap dan sepi, seperti rumah yang tidak berpenghuni. “Pemotretannya dimana mas”, Tanya maudy“Mari kita kedalam”, ajak Frans mempersilahkan maudy ayunda berjalan melalui lorong-lorong gelap didalam rumah tersebut. “Gimana tawaran pembayarannya ?”, Tanya Frans sambil berjalan memandumaudy. “ Masih 500.0000 rupiah pershot kan ?”, balas maudy. “Iya.. iya..kamu akan saya ambil 5 shot aja ko dan masih ada tip-nya, jadi jumlah yang akan kamu terima nanti akan lebih banyak dari jumlah yang kamu perhitungkan”, jawab Frans sambil tersenyum melirik maudy dan tibalah mereka disebuah ruangan dibagian belakang rumah tersebut, ruangan tersebut nampaknya sudah di set-up untuk pemotretan. Ukurannya tidak terlalu luas hanya sebesar 10 x 10 meter dan terdapat sebuah sofa besar untuk sarana pemotretan dan sebuah bilik untuk berganti baju. “Ini dia studio pemotretannya, silahkan masuk maudy”. “Terimakasih mas… Tapi pemotretannya jangan lama- lama yah mas soalnya aku mau ada acara manggung di salah satu stasiun swata dengan i***x ujar maudy. “Beres semua udah diatur”, balas Frans. ” Nah, maudy ini baju yang musti kamu kenakan untuk pemotretan ini”, ujar Frans sambil menyodorkan sebuah gaun panjang. “Bajunya cuman ini aja mas dan saya ngga perlu di make-up lagi mas ?” Tanya maudy. “nga perlu wajah kamu udah cantik ko, nda perlu make- up lagi, baju untuk pemotretan ya cuma itu aja” ujar Frans. “Sekarang kamu silahkan ganti baju diruangan itu” Frans menunjuk satu bilik kecil didalam ruangan itu. Beberapa menit kemudian maudy keluar dengan busana gaun panjang berwarna merah tua. Bahannya terbuat dari sutera tipis dan ukurannya ketat menjadikan tubuh maudy pun terlihat sexy. “Waw cantik sekali”, Frans terpesona dengan kemolekan tubuh maudy ayunda “Duduk di sofa itu”, perintah Frans sambil menutup pintu kamar pemotretan itu. “Ko sendirian aja sih mas ?”, Tanya maudy ayunda Frans hanya diam saja,dia nampak sibuk menyetel kameranya “Ok mulai berpose”, Dan kilatan-kilatan blits mulai memancar didalam ruang itu mengiringi pemotretan Frans, maudy pun berganti-ganti gaya diatas sofa itu. Tidak ada setengah jam, pemotretanpun usai. “Selasai !” Frans mengacungkan jempolnya. “Hihihi…engga terasa udah selesai ya mas….”, ucap maudy sambil bangkit dari sofa. “Tunggu dulu, jangan
bergerak dari sofa”, ujar Frans Wajah Frans tiba-tiba berubah menjadi serius, digantinya kamera yang menggantung di treeport dengan sebuah handycam. Kemudian Frans bersiul beberapa kali seperti memberi tanda sesuatu. “Lho ada apa lagi mas ? Koq masang handycam segala ?” Tanya maudy ayunda yang mulai kebingungan. “Masih ada satu lagi yang ingin gue ambil dari kamu”, kata Frans. Maudy pun terkejut sambil bertanya “Apa mas ?”. “Sebuah adegan yang bakal membuat kamu lebih terkenal daripada sekedarpenyayin dan pemain film”, balas Frans sambil memasukkan film didalam hadycamnya. Belum lagi hilang rasa bingung didalam diri maudy tiba-tiba masuklah seorang lelaki kedalam ruangan itu. “Ah ini dia, jagoan kita” ujar Frans sambil tersenyum.“maudy, perkenalkan ini lawan main kamu didalam adegan nanti.yang berbadan tegap dan kekar ini namanya Martinus”. “Siapa mereka ? mau apa mereka ? mas mau adegan apa lagi ?” Tanya maudy ayunda yang mulai gugup melihat suasana yang tidak menguntungkan itu. “maudy, gue
sebenarnya mau bikin Blue Film alian BF alias Bokep dan kamu adalah pemeran utamanya !”, Frans menjelaskan. Sontak penjelasan Frans ini membuat diri maudy ayunda bagai tersambar petir, dia mulai sadar bahwa dirinya telah dijebak oleh Frans. “Tenang-tenang kamu tetap akan kami bayar maudy, tapi setelah film ini laku…” lanjut Frans. “Themanya tergantung dari kamu kalo kamu rela bersedia disyuting kita bisa pilih tema perselingkuhan saja, sepeti antara bos dan karyawannya. Tetapi kalo kamu menolak syuting ini, yaaah terpaksa mau tidak mau thema yang aku pilih adalah PEMERKOSAAN hahahaha”. Wajah maudy ayunda nampak menjadi pucat, hatinya menjadi ciut, aliran darahnya serasa berhenti mendengar penjelasan Frans tadi. “Tidak…tidak…aku tidak sudi….!!”, teriak maudy sambil bangkit dari sofa seraya berlari menuju pintu untuk meninggalkan ruangan itu. Namun belum lagi tangan maudy ayunda menyentuh handle pintu tiba-tiba sebuah tangan kekar dan besar milik Martinus dengan cekatan memegang tangan Andina. “Ahh..lepaskan lepaskan aku kalian bajingan setan semua !!!”, maudy menjerit-jerit sambil berontak mencoba melepaskan tangannya dari cengkraman tangan Martinus. “AHA…jelaslas sudah berarti thema film kita adalah PEMERKOSAAN !”, teriak Frans sambil menghidupkan handycamnya. “Kita langsung mulai saja pengambilan gambarnya “Action….mulai !!!!”, perintah Frans sambil menghidupkan kameranya dan mengarahkan ke adegan Martinus yang tengah meringkus maudy ayunda. “Hebat sungguh hebat, kejadiannya sangat alami benar-benar ini akan menjadi sebuah film pemerkosaan yang hebat”, ujar Frans sambil terus membidikkan kamerannya kearah pergumulan antara Martinus dan maudy ayunda. “Lepaskan lepaskan saya”, teriak maudy sambil meronta-ronta. Tubuh maudy diseret ketengah ruangan oleh Martinus. maudy tiada henti meronta-ronta dan berteriak menyumpah-nyumpah serapah namun martinus lelaki kekar itu dengan mudah mematahkan perlawanan maudy.“Tenang sayangku kamu akan jadi terkenal”, ujar Martinus sambil menyeret maudy Kemudian Martinus meletakkan tubuh maudy ke sofa, Martinus yang mengambil posisi dibelakang sofa memegangi kedua tangan maudy dengan kuat dan mendikat dengan tali.dan setelah itu Martinus memegangi kedua kaki maudy .martinus mulai melepaskan pakaiannya hingga telanjang bulat. Bentuk tubuh lelaki berusia 40-an ini kekar sekali sekekar agung hercules martinus adalah seorang sex maniak sejati. Perutnya berotot badannya penuh dengan tatto, dan yang mengerikan dia memiliki sebuah penis yang berukuran besar yang sepertinya sangat terlatih didalam mengaduk-aduk lubang kemaluan wanita. Perlahan-lahan dihampirinya tubuh maudy ayunda yang meronta-ronta ketakutan,maudy sangat menyadari akan apa-apa yang bakal terjadi terhadap dirinya. “J…ja..ngan paakk…jjangann..perkosaa saya…”,pinta maudy dengan suara yang tergetar. Apalah arti dari permintaan itu, dihadapan lelaki yang telah kerasukan setan itu maudy ibaratnya hanyalah seonggok daging mentah yang siap dimangsa oleh anjing yang kelaparan. Dengan santai tangan martinus menjamah tubuh maudy, diremasnya kedua buah payudaramaudy ayunda yg berukuran 32A. seketika tubuh maudy menggeliat sebagai tanda penolakan atas perlakuan lelaki kurang ajar ini. Tangan martinus mulai melucuti pakaian maudy gaun panjang yang dikenakan maudy sangatlah mudah untuk dilepas bagai menguliti buah pisang saja. Sekali tarik saja gaun yang melilit ditubuh maudy itu terlucuti. “Waaahh… indah sekali tubuhmu sayang…”, bisik martinus sambil menyeringai. Diberinya kesempatan kepada Frans untuk membidikkan kamera hendycam-nya keseluruh tubuh maudy ayunda yang hanya dibalut BH warna hitam dan celana dalam warna hitam.air mata mulai meleleh membasahi wajah ayu maudy ayunda keringat dingin mengucur deras membasahi
tubuhnya yang indah itu. Ketegangan dan kengerian luar biasa menyelimuti sang penyayi favorit ini. matanya terpejam erat tubuhnya bergetar disaat kembali tangan-tangan martinus menyentuh tubuhnya. Tangan trampil martinus kemudian beraksi kembali dengan melepaskan BH yang dikenakan maudy ayunda. Sesaat kemudian apa yang ada didada maudy ayunda menjadi pusat perhatian dari martinus itu, martinus pun berdesah kagum atas keindahan dua gundukan
buah dada maudy ayunda itu. Ukurannya tidak besar tetapi proporsional dengan tubuh maudy ayunda dan kencang. Dengan tangan kasarnya diraihnya kedua gundukan payudara itu olehmartinus.Diusap- usap dan diremas-remas dengan sesekali dipilin- pilinnya kedua puting yang berwarna merah muda itu. Karuan saja ini membuat tubuh maudy menggeliat- geliat, mulutnya sesekali menganga mengeluarkan desahan-desahan. Puas mempermainkan payudara maudy ayunda kedua tangan martinus merayap turun kearah pinggung dan akhirnya dengan sekali tarikan dia melorotkan celana dalam hitam maudy. Suasana diruangan itupun semakin erotis, dua pasang mata kembali terbelalak tertuju ke sebuah gundukan indah di selangkangan sang putri maudy. Sebuah kemaluan wanita yang benar-benar terawat, bersih dengan susunan rambut kemaluan yang berjajar rapih mengelilingi liang kemaluannya.maudy terisak-isak menangis tubuhnya seolah pasrah menerima keadaan namun matanya masih terpejam erat. “Oh sang putri cantik beberapa
hari yang lalu aku lihat engkau berdiri tegar disebuah panggung. Aku sangat mengagumimu, tak kusangka kini kau berada didepanku aku siap mewujudkan impianku untuk menikmati tubuhmu”, ujar martinus sambil mengusap-usap kemaluan maudy. “Ja..jangann…pakkk… ammpunnn…jangann…”, pinta muady sambil menagis.
Tiba-tiba tubuh maudy mengejang mulutnya menganga seperti mengucap huruf A, rupanya jari tengah martinus bagai cacing tanah menyeruak masuk kedalam bibir vagina maudy “Aaaahhhh…..”,maudy menjerit ketika jari tengah martinus itu mulai menusuk-nusuk kemaluannya, tubuhnya menggeliat- geliat bagai cacing kepanasan sementara keringatnya terus mengucur deras membasahi tubuhnya yang masih memancarkan harum wewangian bunga melati itu. CEP…CEP…CEP…begitulah suara yang keluar dari selangkangan maudy akibat dari cairan kewanitaan maudy ayunda yang dengan derasnya mengucur keluar akibat dikobel-kobel oleh jari tengan martinus. mata maudy terpejam begitu pula dengan mulutnya yang tertutup rapat berusaha menahan rintihan-rintihan yang akan keluar dari mulutnya. Berdasarkan pengalaman martinus, inilah cara yang sering dipakai martinus untuk menguras tenaga dari sang gadis pada saat memperkosa gadis itu.
Dan setelah tenaga gadis tersebut habis terkuras maka dia dapat dengan mudahnya menyetubuhi gadis tersebut tanpa perlawanan yang berarti lagi. Beberapa saat lamanya jari tengah martinus mengocok-ngocok liang vagina maudy sampai akhirnya badan maudy terlihat melemah, wajahnya memerah menahan rasa ngilu dikemaluannya. Setelah mencabut jari tengah martinus dari liang vagina maudy, martinus merapatkan wajahnya ketubuh Andina tepatnya dibagian selangkangan maudy.kini lidahnya yang mulai bermain, masih dengan obyek sasaran selangkangan maudy ayunda. Lidah martinus mulai menyapu-nyapu gundukan kemaluan maudy , dijilat-jilatinya bagian tubuh yang amat pribadi bagi maudy itu. “Aaakkhhh….” mulut maudy menganga badannya menegang keras ketika lidah martius masuk dan menjilati liang vaginanya. “Ssshhh…eeehhh…aaahhh….hhhmmmhh….”, maudy merintih-rintih tubuhnya menggeliat-geliat semakin keras akibat lidah martinus yang terus menjilat-jilat liang kemaluannya dengan rakus. Puas menikmati kemaluan maudy kini martinus dengan lidah yang masih terjulur menyapu tubuh maudy hingga sampai dibagian dada. Kembali lidah martinus bergerilya didua bukit indah maudy itu, kali ini dibantu dengan kedua tangannya yang ikut meremas-remas keduaaa payudara itu. Dijilat-jilat, dihisap-hisap, digigit-gigit kedua payudara indah yang malang itu oleh mulut martinus yang rakus itu hingga memerah warnanya. Setelah itu serangan berganti sasaran lagi, kini wajah martius telah sejajar dengan wajah maudy ayunda yang membuang muka dari tatapan wajahmartinus. Diraihnya kepala maudy dan dipalingkannya wajah
maudy hingga berhadapan dengan wajahnya. “Hhhhhmmmm…hhmmmppp”, maudy ayunda gelagapan ketika bibir martinus mendarat dibibir maudy. Dengan rakusnya dikulumnya bibir maudy ayunda yang merah.lama martinus menikmati bibir maudy ayunda ,dikecup-kecup
bibir gadis cantik itu, dikulum-kulum dengan sesekali memainkan lidahnya didalam rongga mulut maudy.maudy nampak semakin gelagapan karena kehabisan nafas, betapa tidak ada sekitas 10 menit lamanya martinus mencumbu bibirmaudy ayunda Terkuras sudah tenaga maudy oleh perlakuan yang diterimanya, apalagi martinus seolah tak mau memberi ruang nafas kepada maudy. maudy menghela nafas panjang ketika martinus memberi kecupan terakhir dibibirnya, setelah itu martinus berdiri.

Nafas maudy mendesah-desah tak karuan antara nafas kelelahan dan nafas kengerian bercampur baur menjadi satu, keringat ditubuhnya deras mengucur membasahi tubuh indahnya yang masih harum mewangi itu. Tubuh telanjang maudy ayunda itu tergeletak lunglai diatas sofa, dadanya kembang kempis meraup udara mengisi oksigen ditubuhnya yang habis terkuras sementara matanya masih terpejam erat.martinus kembali menganbil posisi dan merapat ketubuh maudy.d irentangkannya kedua kaki maudy selebar bahu dan setelah itu tiba- tiba…..”Aaaaakkkhhhhhhh……..”, maudy melengking
histeris, matanya yang terpejam seketika menjadi terbelalak ketika dirasakan olehnya sebuah benda keras berotot menusuk lobang vaginanya. Ya, batang penis martinus yang sedari tadi tegak gagah mengacung mulai melakukan penetrasi. Batang penis itu mulai menunjukkan kegarangannya di kemaluan maudy ayunda, dengan perlahan-lahan mulai menyusup masuk keliang vagina maudy ayunda . “Ooooogghhhh…..sss… ssakkitt…..aaaaakkhhh…” ,maudy menggeliat-geliat menahan rasa sakit diselangkangannya. Sebuah mahkota kehormatan yang selama ini dijaga dan dirawat secara baik dan akan dipersembahkan kepada seseorang pria pilihannya kelak pada malam pertama setelah menikah ternyata pada saat ini tengah dikoyak oleh seseorang yang sama sekali bukan idaman atau tambatan hatinya bahkan tidak dikenalnya. mata maudy ayunda merem melek mengeiringi geliatan tubuhnya yang semakin keras,martinus yang menindih tubuh maudy terus berusaha melesakkan batang kemaluannya didalam liang vagina maudy ayunda untuk merobek selaput keperawanannya. Tangan kiri martinus memegangi batang kemaluannya untuk membantu menekan penisnya kedalam liang itu dan tangan kanannya menekan pinggul Andina agar dibagian itu tidak terlalu banyak bergerak. Dan akhirnya mengucurlah darah segar dari liang kemaluan maudy ayunda, pertanda bahwa martinus berhasil membobol keperawananmaudy ayunda. “Aaaaaaahhhh…..”, maudy mengerang keras airmatanya kembali mengucur deras dari sudut-sudut matanya, matanya terbelalak menengadah kearah langit-langit kamar yang menjadi saksi akan hilangnya sebuah keperawanan dari sang putri cantik itu. Sejenak martinus membiarkan batang kemaluannya terbenam keseluruhannya didalam liang vagina maudy ayunda, dinikmatinya kehangatan dinding- dinging liang vagina maudy yang berdenyut-denyut itu. “Ohh..nikmat sekali kau….”, desah martinus sambil mengatur posisinya diatas tubuh maudy kedua tangan martinus memegangi pinggang maudy yang ramping itu. Mulailah kemudian martinus menggenjot tubuhmaudy ayunda,dipompanya batang kemaluannya keluar masuk didalam liang vagina maudy secara perlahan-lahan penuh dengan perasaan. Sambil menyetubuhi maudy ayunda dinikmatinya wajah maudy yang meringis-ringin serta tubuhnya yang bergetar, sejenak kemudian gelora nafsu martinus pun semakin memuncak wajah maudy yang sedemikian rupa memancing birahi martinus untuk lebih agresif. martinus mulai mempercepat irama persetubuhannya atas maudy ayunda “Aaakkhh….oohhh… ooouuhh…ooohhh…ooouugghhh. ..”, maudy merintih-rintih seiring dengan gerakan tubuh amartinus yang memompa kemaluannya keluar masuk diliang vaginanya. Gerakannya semakin lama semakin cepat sampai-sampai tubuh maudy terbanting-banting,martinus pun mulai merintih-rintih mengiringi rintihan dan desahan yang keluar dari mulut maudy ayunda, rintihan mereka berdua bersaut-sautan menggema didalam ruang itu dan tentu saja kamera Frans tidak melewatkan adegan ini. Beberapa menit kemudian martinus nampaknya akan berejakulasi, tubuhnya menegang keras serta kepalanya menegadah keatas dan “CCRROTT….CCCRRROTT…CCRROOOTT…”, cairan putih kental kemudian muntah dari batang penis martinus mengisi liang vagina maudy hingga meluber keluar. “Aaaahhhhhh….”, martinus melolong, tubuhnya mengejan menikmati puncak kenikmatan yang tiada tara itu. Entah maudy ayunda gadis yang keberapa yang telah berhasil dikoyak keperawanannya. Setelah menyemburkan tetes terakhir didalam liang vagina maudy, tubuh martinu melemas tinggal nafasnya saja yang berderu-deru berpacu dengan nafas maudy ayunda yang terdengar bercampur dengan isak tangisnya.martinus pun bangkit dari tubuh maudy ayunda, dicabutnya batang penis dari lobang vagina maudy. Puas sudah martinus melampiaskan nafsu syahwatnya di tubuhmaudy ayunda . Entah apa yang terjadi kemudian, tidak ada dalam 30 menit Martinus tiba-tiba telah berdiri dihadapan tubuh maudy yang lunglai tergeletak disofa tanpa sehelai pakaianpun yang melekat ditubuhnya. Rupanya dia sudah mengantri sedari tadi, tubuhnya hitam legam berotot begitupun dengan batang kemaluannya yang sudah mengacung dengan gagahnya. Tanpa memberi kesempatan buat maudy ayunda untuk beristirahat yang lama martinus langsung menindih tubuh maudy. dikulumnya bibir maudy dengan ganas, sementara itu kedua tangannya mulai sibuk meremas-remas kedua payudara gadis yang berumur 18 tahun itu. “Hhhmmm…cup… mmmpphh…mmmmhh…cup..cup..mmmph h..”, suara desahan maudy terdengar bercampur dengan bunyi kecupan-kecupan yang berdecak-decak. “Ooookkhhh…..”, suara maudy melengking tubuhnya yang kembali tersentak akibat liang kemaluannya mulai dijejali kembali dengan batang kemaluan yang kali ini milik Martinus. Dalam sekejap tubuh maudy ayunda mulai digenjot, hentakan demi hentakan dari gerakan persetubuhan mengiringi desahan- desahan lembut yang keluar dari mulut maudy“Ooohhh…ooohh…eegghh…hhooohhh…
oouuhhh…”. Keringat mebanjiri kedua tubuh yang berlainan perasaan itu, dimana yang satu dengan penuh gairah yang membara terus melampiaskan birahinya kepada lawannya sementara yang satu lagi dengan perasaan putus asa dan tubuh lemah, pasrah menerima penetrasi dari sang lawan. Beberapa menit kemudian kembali liang vagina maudy ayunda dibanjiri oleh cairan-cairan sperma yang meluap hingga membasahi kedua pahanya. Martinus meregang menggelinjang merasakan butir-butir kenikmatan menjalar disekujur tubuhnya, tubuhnya kemudian melemah lunglai.Lagi-lagi rintihan-rintihan Andina mulai menggema diruangan itu,
tubuhnya kembali diperkosa disetubuhi oleh lelaki yang berumur 40-an ini. Setengah jam sudah martinus menyetubuhi maudy ayunda hingga akhirnya kembali cairan- cairan kental itu mengisi rongga kemaluan maudy. Maudy ayunda lemas tubuhnya dibasahi oleh keringatnya bercampur dengan keringat-keringat para lelaki yang memperkosanya tadi sementara selangkangannya penuh dengan cairan-cairan kental hingga kepahanya. Frans sang kameramen rupanya tak mau ketinggalan, dia nampak ingin melakukan adegan penutup dari filem ini. Setelah menyerahkan kamerenya kepada Martinus kemudian dia melepaskan baju yang dikenakannya hingga telanjang bulat. Tubuh lelaki yang berkulit kuning langsat itu nampak dipenuhi dengan hiasan tatto,. Wajahnya menyeringai melihat tubuh maudy yang tergeletak lemah diatas sofa. “Sekarang giliranku….”, ujarnya. Maudy hanya bisa menatap Frans dengan tatapan mata yang sendu. Lelaki yang juga aktifis partai politik yang lambang partainya berwarna dasar ungu ini nampak dengan gagahnya berdiri dihadapan tubuh maudy Dengan sebuah lap yang telah dibasahi,martinus membersihkan selangkangan Andina yang tadinya penuh dengan cairan-cairan yang mengental dan kering. “Ok kamera siap bos”, ujar Martinus sambil mengambil posisi serta mengaktifkan kameranya. “Silahkan tancap bos….”, ujar Paulus setelah membersihkan tubuh maudy. Frans mulai action. Diraihnya tubuh maudy yang lemah tergeletak di sofa. “Ayo sayang kita main lagi…. Ini akan menjadi film yang hebat”, bisik Frans sambil membopong memindahkan tubuh maudy kelantai. Diterlungkupkan tubuh maudy, setelah itu diangkatnya.

pinggang gadis itu hingga posisinya seperti orang yang sedang bersujud. Frans mengambil posisi dibelakang tubuh maudy. Nafas maudy ayunda terdengar tersengal-sengal tubuhnya bergetar disaat tangan Frans mengelus-elus punggung maudy yang halus dan lembut itu. “Kulitmu halus sekali, kau cantik maudy…., pasti kau tak mau kalau kupersunting menjadi istriku. Makanya kita lakukan saja ini seperti suami istri ya…”, rayu Frans. Kedua tangan Frans kemudian memegang msudy.“Aaaaaakkkkhhh……..ooouuuuuhhhh…..”,
sekonyong-konyong maudy melolong keras, tubuhnya yang tadi lemas bersujud seketika langsung menegang keras, kepalanya mendongak keatas disertai dengan matanya yang terbelalak. Rupanya Frans mulai melesakkan batang kemaluannya kedalam anus maudy.Frans menyodomi maudy.BLESSSS…dalam waktu yang relatif singkat penis Frans tertanam seluruhnya didalam anus maudy. Setelah itu Frans mulai dengan gerakan menyodok-nyodok kemaluannya didalam anus maudy“Oogghh….oohh…aagghh….”, maudy ayunda menjerit-jerit kesakitan dengan tubuh menggelepar-gelepar dan mulut yang menganga sementara Frans dengan sekuat tenaga terus menyodomi maudy. “Wah rapet sekali bo’ol kamu maudy, rasanya enaaakkk…”, ujar Frans
sambil terus menyodomi maudy. Tubuh maudy semakin lunglai lemas, keringat dingin mengucur deras kembali membasahi tubuhnya. Setelah puas menyodomi maudy. Frans mencabut penisnya dan setelah itu langsung membalikkan tubuh Andina hingga
terlentang. Frans mengarahkan penisnya kewajah maudy dan setelah itu penis Frans yang besar dan perkasa itu disumpalkan didalam mulut maudy. “Hhmmmppp…..”, maudy kembali tersentak disaat Frans berusaha melesakkan penisnya didalam rongga mulut maudy. Namun apa dayanya tubuhnya telah lemas setelah sekian kali digenjot 4 kali oleh matinus 3 kali dan Frans.maudy hanya pasrah disaat kemaluan Frans masuk kedalam mulutnya. Kedua tangan Frans memegang erat kepala, kemudian digerakkannya kepala maudy naik turun untuk mengurut-urut batang penisnya didalam rongga mulutmaudy ayunda . “Waww..lembut sekali mulutmu, dingin sekali rasanya….aahhh…nikmaattt…”, desah Frans yang sangat menikmati perkosaan itu. Namun tidak demikian dengan maudy, dengan nafasnya yang tersengal- sengal dia terpaksa mengulum batang kemaluan Frans, mulutnya terlihat penuh dijejali kemaluan Frans sampai-
sampai kedua pipinya menggelembung akibat batang penis Frans yang besar itu menjejali mulutnya. “Ooookkhh…haaahhhhkkhh…”, Frans mengejang keras, wajahnya menyeringai menengadah kelangit- langit ruangan itu, tubuhnya bergetar ketika dia berejakulasi memuntahkan cairan-cairan sperma didalam rongga mulut maudy. “HHmmmppphh… mmmhhh….”, maudy berusaha melepaskan diri namun
sia-sia kedua tangan Frans dengan kuatnya memegang kepala maudy. CRRROOTT…CCRROOT…batang penis Frans terus memuntahkan sperma didalam mulut maudy mengalir deras membasahi tenggorokannya hingga meluber keluar disela-sela bibir maudy yang masih disumpal oleh batang kemaluan Frans. “Aaahhh…nikmat sekali”, Frans mendesah lega. Dicabutnya batang penisnya dari mulut maudy, seketika itu maudy ayunda terbatuk-batuk dan seperti akan muntah, mulutnya penuh dengan cairan kental sperma bercampur dengan airliurnya sendiri sesekali cairan itu mengalir keluar dari sela-sela bibirnya membasahi pipinya. Belum puas seratus persen, Frans kembali mengambil posisi diatas tubuh maudy dia akan menyetubuhi gadis itu. Ditekuknya kedua kaki maudy hingga bagian paha menyentuh dada. “Uuugghh….”,
maudy mendesah pelan, mulutnya meringis ketika vaginanya kembali diterobos batang kemaluan lelaki. Frans mulai menyetubuhi maudy.Mulut maudy hanya mengeluarkan desahan-desahan lemah, tubuhnya lungalai dan lemas bak seonggok daging tak bertulang ketika dia harus terbanting-banting dan tersodok- sodok akibat perkosaan yang dilakukan oleh Frans. Dengan tenaga yang masih perkasa Frans terus menyetubuhi maudy hingga akhirnya berejakulasi untuk yang kedua kalinya. Tubuh Frans menggelinjang nikmat menghantar semburan-semburan sperma yang kembali memenuhi liang vagina maudy. Kemudian kedua tubuh itupun jatuh lemas tak berdaya, deru nafas mereka berpacu membahana mengakhiri adegan pembuatan film porno itu. maudy pun kemudian tak sadarkan diri. Rasa puas didalam diri Frans tak bisa dilukiskan, film yang bertemakan pemerkosaan ini pastilah akan laris manis karena bintangnya adalah. MAUDY AYUNDA sang penyayi tiba-tiba cinta datang Segera martinus dan Frans crew pembuatan film itu membereskan peralatan mereka dan merapikan diri. Waktu menunjukkan pukul 11 siang, merekapun meninggalkan ruangan itu dan pergi meninggalkan tubuh maudy yang masih tergeletak tak beradaya, rumah itupun kembali sunyi sepi.

Hasil pencarian serupa:

  • Cerita perkosaan (100)
  • maudy ayunda xxx (61)
  • cerita xxx pemerkosaan (59)
  • cerita sex maudy ayunda (38)
  • cerita seks maudy ayunda (35)
  • Cerita xxx perkosaan (24)
  • cerita xxx maudy ayunda (24)
  • ceritaperkosaan (21)
  • ceritadewasaseru info/cerita-artis/cerita-perkosaan-maudy-ayunda/ (17)
  • cerita dewasa maudy ayunda (16)
Post a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>